
Palopo – Pemerintah Kecamatan Wara Barat bersama unsur kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda menggelar rapat koordinasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kelurahan Lebang, menyusul kembali terjadinya pertikaian antara pemuda Lappo dan pemuda Lebang.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Camat Wara Barat, Kelurahan Tomarundun, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Kamis (18/6/2026).
Rapat koordinasi dibuka langsung oleh Camat Wara Barat, Adria Sigele, dan dihadiri Kasubsektor Wara Barat IPTU Yumrang, Pengurus Forum Kerukunan Gereja (FKG) Yelfian Rumande, Kasubag Kemenag H. Mikael, para pengurus gereja di Kelurahan Lebang, Pendeta Gereja Toraja Jemaat Imanuel Lebang Herlin Baka, Pendeta Gereja Toraja Jemaat Sion Lappo Suderlyn Mangadi, para Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda dari wilayah Lebang dan Lappo.
Pertemuan tersebut dilaksanakan sebagai upaya bersama untuk mencari solusi atas konflik yang kembali terjadi antara kelompok pemuda di Kelurahan Lebang dan Lappo hampir sebulan yang lalu, sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
Dalam kesempatan itu, Kasubsektor Wara Barat IPTU Yumrang mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, untuk mengedepankan komunikasi dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik baru.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan saling membahu menjaga keamanan lingkungan. Jangan mudah terpancing emosi atau provokasi. Mari kita kedepankan komunikasi, silaturahmi, dan penyelesaian masalah secara baik agar wilayah kita tetap aman, damai, dan nyaman untuk semua,” ujar IPTU Yumrang.
Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentolerir tindakan yang mengganggu ketertiban umum dan akan menindak tegas setiap pelanggaran hukum.
“Siapa pun yang menjadi pemicu atau melakukan tindakan melanggar hukum akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Namun yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama mencegah terjadinya konflik melalui kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua RW III Kelurahan Lebang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan instansi terkait atas situasi yang terjadi di wilayahnya. Ia mengakui masih adanya persoalan yang belum terselesaikan sehingga berujung pada gangguan kamtibmas.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk menahan diri dan saling mengingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun permasalahan yang dapat memicu pertikaian.
Senada dengan itu, Ketua RW I Kelurahan Lebang mengapresiasi terselenggaranya pertemuan tersebut dan berharap menjadi momentum mempererat hubungan antarmasyarakat.
Menurutnya, setiap persoalan yang muncul hendaknya diselesaikan melalui dialog dan komunikasi yang baik, bukan dengan mengedepankan emosi atau tindakan yang merugikan pihak lain.
Dari hasil rapat koordinasi tersebut, seluruh pihak sepakat untuk mengedepankan komunikasi, silaturahmi, serta penyelesaian masalah secara musyawarah guna mencegah terulangnya konflik antara pemuda Lappo dan Lebang. Selain itu, disepakati pula bahwa setiap pihak harus menahan diri dan menjaga situasi tetap kondusif.
Pertemuan berlangsung dalam suasana aman dan penuh kekeluargaan. Pengamanan kegiatan dilakukan oleh gabungan piket fungsi Polsek Wara yang dipimpin Panit Reskrim Polsek Wara IPDA Syarif.
Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta kesepahaman bersama dalam menjaga keamanan lingkungan serta memperkuat persatuan masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Wara Barat.***






