
Palopo – Personel Piket Polsek Telluwanua bergerak cepat menghentikan aksi saling lempar batu antara pemuda Lingkungan Limbong Lotong, Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua, dengan pemuda Kampung Pisang, Desa Baramamase, Kamis (23/9/2026) sekitar pukul 24.00 WITA.
Aksi tersebut terjadi di kawasan batas wilayah atau pinggir sungai sekitar Jembatan Miring, setelah sebelumnya terjadi kesalahpahaman terkait aktivitas pengambilan batu kali menggunakan dump truck di aliran sungai.
Warga Limbong Lotong sebelumnya menegur salah seorang warga Kampung Pisang berinisial W agar tidak mengambil batu kali menggunakan dump truck.
Teguran tersebut disampaikan karena batu di sungai dinilai berfungsi sebagai penahan aliran air dan apabila terus diambil dikhawatirkan dapat berdampak pada kondisi aliran sungai serta pemukiman warga di sekitarnya.
Situasi kemudian memanas saat rumah warga Limbong Lotong dan warga sekitar diduga dilempari batu dari seberang sungai. Pemuda Limbong Lotong kemudian membalas lemparan hingga terjadi aksi saling lempar batu di pinggir sungai.
Personel Polsek Telluwanua yang tiba di lokasi langsung menghentikan aksi tersebut dan mengimbau seluruh warga maupun pemuda yang terlibat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik.
Kapolsek Telluwanua AKP H. Anwar mengatakan pihaknya telah mengarahkan kedua pihak untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan akan memfasilitasi pertemuan guna membahas persoalan pengambilan batu kali di batas wilayah tersebut.
“Alhamdulillah situasi berhasil kami kendalikan. Kami mengimbau seluruh pihak agar tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan. Permasalahan ini akan kami fasilitasi untuk diselesaikan secara baik dan kekeluargaan,” ujar AKP H. Anwar
Kapolsek juga mengajak masyarakat kedua wilayah untuk menahan diri, menjaga keamanan dan ketertiban serta menyerahkan penyelesaian persoalan kepada pihak terkait agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.***






