PALOPO — Kepolisian Sektor (Polsek) Telluwanua Polres Palopo terus berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui program Subuh Keliling (Suling) yang digelar di Masjid Baitul Muttaqin, Perumahan Grand Green Residence, Lingkungan Padang Alipan, Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sabtu (17/10/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 05.05 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Telluwanua, AKP H. Anwar, S.H., dan dihadiri oleh para jemaah Masjid Baitul Muttaqin serta warga sekitar.
Dalam arahannya, AKP H. Anwar menyampaikan bahwa program Suling ini menjadi sarana strategis bagi kepolisian untuk hadir langsung di tengah masyarakat guna membangun kepercayaan publik (public trust) serta menciptakan kebersamaan yang kondusif.
Selain ajakan menjaga kamtibmas, Kapolsek Telluwanua secara khusus memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya perundungan (bullying) yang marak terjadi di lingkungan sosial maupun media sosial.
“Perundungan atau bullying merupakan tindakan kekerasan yang dilakukan secara sengaja dan berulang oleh pihak yang lebih kuat terhadap pihak yang lebih lemah. Hal ini tidak boleh diabaikan karena membawa dampak buruk yang panjang, baik bagi korban maupun pelaku,” tegas AKP H. Anwar di hadapan para jemaah.
Beliau memaparkan pelbagai bentuk perundungan, mulai dari tindakan fisik, verbal, relasional, hingga cyberbullying. Faktor pemicunya pun beragam, seperti pengaruh negatif media sosial, rasa kurang percaya diri, hingga dendam.
“Dampak bagi korban bisa memicu trauma mendalam dan ketakutan. Sedangkan bagi pelaku, hal ini dapat membentuk pola pikir yang terbiasa menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami langkah preventif, cara menghadapi kasus bullying, serta sanksi hukum yang membayangi para pelaku,” tambahnya.
Seluruh rangkaian kegiatan Subuh Keliling berakhir pada pukul 05.30 WITA dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali, lalu diakhiri dengan sesi foto bersama antara jemaah dan jajaran kepolisian.







