• Home
  • Daerah
  • Pemusnahan Granat Nanas Peninggalan Zaman Belanda di Palopo Berjalan Aman

Pemusnahan Granat Nanas Peninggalan Zaman Belanda di Palopo Berjalan Aman

Palopo – Dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, aparat kepolisian melalui Tim Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan melaksanakan pemusnahan bahan peledak berbahaya yang ditemukan di wilayah Kota Palopo.

Giat tersebut berlangsung pada Minggu, 5 April 2026 sekitar pukul 10.00 WITA, dengan dilaksanakan pemusnahan sebuah granat nanas yang diduga merupakan peninggalan masa perang zaman Belanda.

Kegiatan tersebut berlangsung di area Perkuburan Islam Lebang, Jalan Lasaktia, Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo.

Pemusnahan granat dilakukan oleh Tim Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan yang dipimpin langsung oleh Wakasubden Jibom Detasemen Gegana, IPTU Syahril, didampingi empat personel Gegana lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Danyon D Sat Brimob Polda Sulsel KOMPOL Laode Rusli, Kapolsek Wara AKP Syarief Sikati, S.H., M.H., Sekretaris Kelurahan Lebang Hamsa, serta sejumlah warga setempat.

Sebelumnya, sekitar pukul 09.40 WITA, Tim Gegana bersama personel Polsek Wara tiba di lokasi dan langsung melakukan identifikasi terhadap granat yang ditemukan.

Tim kemudian melakukan penyisiran menggunakan peralatan khusus sebelum akhirnya mengamankan granat tersebut.

Selanjutnya, pada pukul 10.00 WITA, IPTU Syahril selaku ketua tim menentukan lokasi yang aman untuk proses pemusnahan.

Area peledakan terlebih dahulu disterilisasi guna memastikan keamanan, mengingat lokasi berada tidak jauh dari pemukiman warga.

Proses pemusnahan akhirnya dilakukan pada pukul 10.30 WITA dengan metode peledakan terkendali. Granat berhasil dimusnahkan dalam kondisi aman dan situasi tetap kondusif.

Dalam keterangannya, IPTU Syahril menjelaskan bahwa granat tersebut memiliki daya ledak tinggi meskipun kondisinya sudah berkarat.

“Proses pemusnahan dilakukan dengan metode peledakan terkendali di lokasi yang aman dan jauh dari pemukiman warga,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa granat tersebut dipastikan merupakan peninggalan lama dan sudah mengalami korosi.

“Granat ini diduga peninggalan sejarah, kondisinya sudah berkarat, namun masih utuh sehingga tetap berpotensi membahayakan apabila tidak segera ditangani,” jelasnya.

Lebih lanjut, IPTU Syahril menegaskan bahwa seluruh prosedur keamanan telah dijalankan secara ketat dalam proses penanganan bahan peledak tersebut.

“Kami melaksanakan prosedur keamanan sesuai standar dalam menangani bahan peledak aktif, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Dengan dilaksanakannya pemusnahan tersebut, situasi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali, serta tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat sekitar.***

Releated Posts

Respon Laporan Hotline 110, Polres Palopo Bubarkan Praktik Judi Sabung Ayam di Wara Barat

PALOPO – Polres Palopo kembali merespons cepat laporan masyarakat melalui layanan Hotline 110 dengan membubarkan praktik judi sabung…

ByByAdmin Jul 11, 2026

Satlantas Polres Palopo Amankan 9 Motor dalam Patroli Antisipasi Balap Liar, Kasat Lantas: Keselamatan Pengguna Jalan Prioritas

PALOPO – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Palopo kembali menggelar patroli malam dalam rangka mengantisipasi aksi balap liar…

ByByAdmin Jul 11, 2026

Sidang Sinode Am XXVI Gereja Toraja Hari Kedua Berlangsung Lancar, Polres Palopo Siagakan 133 Personel Pengamanan

PALOPO – Pelaksanaan Sidang Sinode Am (SSA) XXVI Gereja Toraja memasuki hari kedua pada Jumat (10/7/2026) di Gedung…

ByByAdmin Jul 10, 2026

Wakapolres Palopo Tekankan Kedisiplinan Personel dan Kesiapsiagaan Jaga Kamtibmas Saat Pimpin Apel Jam Pimpinan

PALOPO – Wakapolres Palopo, Kompol Morens Dannari, memimpin Apel Jam Pimpinan yang digelar di halaman Mapolres Palopo, Jumat…

ByByAdmin Jul 10, 2026

Wakapolres Palopo Hadiri Pembukaan Sidang Sinode Am ke-XXVI Gereja Toraja, Pastikan Pengamanan Berjalan Maksimal

PALOPO – Wakapolres Palopo, Kompol Morens Dannari, menghadiri pembukaan Sidang Sinode Am (SSA) ke-XXVI Gereja Toraja yang digelar…

ByByAdmin Jul 9, 2026

Sterilisasi LCC Jelang Pembukaan Sidang Sinode Am ke-XXVI Gereja Toraja, Wakapolres Palopo Pastikan Pengamanan Maksimal

PALOPO – Menjelang pembukaan Sidang Sinode Am (SSA) ke-XXVI Gereja Toraja yang digelar di Gedung Luwu Convention Center…

ByByAdmin Jul 9, 2026

Jelang Sidang Sinode Am ke-XXVI Gereja Toraja, Polres Palopo Siagakan 133 Personel Pengamanan

PALOPO – Menjelang pelaksanaan Sidang Sinode Am (SSA) ke-XXVI Gereja Toraja yang digelar pada Kamis (9/7/2026), Polres Palopo…

ByByAdmin Jul 9, 2026

Wakapolres Palopo Pimpin Apel Jam Pimpinan, Tekankan Disiplin Personel dan Kesiapsiagaan Pengamanan Sidang Sinode

PALOPO – Wakapolres Palopo, Kompol Morens Dannari, memimpin Apel Jam Pimpinan yang dilaksanakan pada Rabu, 8 Juli 2026.…

ByByAdmin Jul 8, 2026

Wakapolres Palopo Pimpin Apel Jam Pimpinan, Tekankan Evaluasi HUT Bhayangkara ke-80 dan Penguatan Disiplin Personel

Palopo — Wakapolres Palopo, Kompol Morens Dannari, memimpin Apel Jam Pimpinan yang berlangsung di halaman Mapolres Palopo pada…

ByByAdmin Jul 6, 2026
Scroll to Top