
Nasib naas menimpa Rizal (37), seorang buruh harian asal Padang Alla (Pa’ batang), Kelurahan Sampoddo, Kota Palopo. Ia menjadi korban pembusuran oleh orang tidak dikenal (OTK) saat hendak pergi mencari kepiting bersama rekan-rekannya pada Selasa (13/10/2026) dini hari.
Peristiwa penganiayaan dengan senjata tajam jenis busur panah tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WITA di kawasan Kelurahan Sampoddo, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo.
Berdasarkan keterangan korban, insiden bermula saat Rizal bersama tiga orang rekannya berboncengan menggunakan dua unit sepeda motor menuju area Tangga Seribu, Sampoddo. Namun, di tengah perjalanan menuju lokasi, Tiba-tiba sebuah anak panah busur melayang dan mengenai tangan kiri korban.
Kaget dan panik atas serangan mendadak tersebut, korban beserta tiga rekannya langsung memutar balik arah kendaraan untuk menyelamatkan diri kembali menuju tempat tinggal mereka.
Di tengah perjalanan pulang, rombongan korban berpapasan dengan personel Tim Patroli Polsek Wara Selatan yang tengah menyisir wilayah Sampoddo. Korban kemudian melaporkan insiden yang baru saja dialaminya kepada petugas di lapangan.
Melihat kondisi korban yang terluka, petugas piket Reskrim Polsek Wara Selatan mengarahkan dan mendampingi korban menuju ke Mako Polsek Wara Selatan untuk pengamanan awal, sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
Petugas piket jaga Polsek Wara Selatan segera mengantar Rizal ke Rumah Sakit Mega Buana Kota Palopo guna mendapatkan penanganan dan tindakan medis darurat pada luka tembus busur di tangan kirinya.
Saat ini, pihak kepolisian Polsek Wara Selatan telah melakukan langkah penanganan awal dengan mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket) di lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan pihak korban untuk pembuatan Laporan Polisi (LP) resmi guna mengusut tuntas pelaku pembusuran tersebut.






