Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif, aparat kepolisian bersama unsur pemerintah dan tokoh masyarakat melaksanakan pertemuan guna menyikapi terjadinya perkelahian kelompok pemuda di wilayah Kecamatan Telluwanua.
Pertemuan berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2026 sekitar pukul 21.00 Wita, bertempat di Masjid H. Jabir Lingkungan Batu, Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua.
Dengan pembahasan utama terkait perkelahian kelompok antara pemuda Km. 08 Kelurahan Buntu Datu dengan pemuda Palangiran Kelurahan Batu Walenrang.
Pertemuan ini dilaksanakan menyusul adanya informasi keterlibatan pemuda dari Lingkungan Batu, Kelurahan Mancani, dalam perkelahian kelompok tersebut.
Pertemuan dihadiri oleh Kapolsek Telluwanua AKP H. Anwar, Lurah Mancani Abd. Kadir, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta RT dan RW setempat.
Dalam kesempatan itu, Lurah Mancani Abd. Kadir menegaskan bahwa situasi di wilayah Kelurahan Mancani saat ini dalam keadaan aman dan kondusif.
Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan oleh seluruh elemen masyarakat.
“Wilayah Mancani saat ini dalam kondisi kondusif dan kami berharap situasi ini bisa terus dijaga. Kami juga menegaskan agar tidak ada remaja atau pemuda dari Mancani yang ikut terlibat maupun membantu perkelahian kelompok yang terjadi di wilayah lain,” tegas Lurah Mancani.
Sementara itu, Kapolsek Telluwanua AKP H. Anwar menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait situasi kamtibmas di Kecamatan Telluwanua dan terus berupaya mengelola serta menyelesaikan permasalahan yang ada.
“Kapolres Palopo telah mengambil langkah dengan menempatkan personel di pos pengamanan guna mengantisipasi dan menangani perkelahian kelompok yang terjadi. Pada prinsipnya, Polri mengedepankan langkah persuasif untuk meredam konflik,” ujar AKP H. Anwar.
Namun demikian, Kapolsek juga menegaskan bahwa apabila perkelahian kelompok masih terus terjadi, maka pihak kepolisian tidak akan ragu untuk melakukan penegakan hukum.
“Apabila perkelahian kelompok ini terus berlanjut, maka penegakan hukum akan dilakukan dengan menangkap para pelaku sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Kapolsek Telluwanua juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga kamtibmas serta menghilangkan pandangan negatif terhadap Kecamatan Telluwanua, khususnya Kelurahan Mancani.
Selain itu, akan dibentuk dan diaktifkan kembali Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) sebagai wadah dalam membantu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa seluruh pihak yang hadir sepakat dan menginginkan agar tidak ada lagi pemuda dari Kelurahan Mancani yang ikut bergabung atau terlibat dalam perkelahian kelompok, baik untuk membantu kelompok pemuda Palangiran Kelurahan Batu Walenrang maupun kelompok pemuda Km. 08 Kelurahan Buntu Datu, demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.















