Menjawab keresahan masyarakat terkait isu keamanan dan kesehatan lingkungan, Kapolres Palopo AKBP Arvin Hariyadi S.I.K agar Polres Palopo bertindak cepat memberikan kepastian hukum serta penanganan nyata di lapangan.
Ia mengungkapkan bahwa Polres Palopo kini memburu pelaku aksi pembusuran sekaligus membagikan masker untuk melindungi warga dari dampak kepungan asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Langkah proaktif tersebut ditegaskan Polres Palopo menyikapi dua isu utama yang menjadi perhatian publik di wilayah hukum Kota Palopo pada Jumat (16/10/2026).
Terkait maraknya keresahan warga atas aksi pembusuran, Polsek Wara Selatan mengonfirmasi telah menerima laporan resmi dari salah seorang korban. Beruntung, dalam insiden tersebut korban tidak mengalami luka fisik karena anak panah busur hanya mengenai pakaian yang dikenakannya.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka berat, kepolisian menegaskan tidak tinggal diam dan terus mendalami kasus penyerangan ini.
“Saat ini Polsek Wara Selatan masih melakukan proses penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku pembusuran tersebut. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan penanganan hukum sepenuhnya kepada kepolisian,” ungkap pihak Humas Polres Palopo.
Pihak Humas Polres Palopo juga berkomitmen akan menyampaikan rilis perkembangan hasil penyelidikan secara berkala dan transparan kepada publik.
Di sisi lain, menyikapi paparan asap akibat Karhutla yang melanda sebagian wilayah, Polres Palopo menerjunkan jajaran Binmas dan Bhabinkamtibmas ke pemukiman warga. Selain mengedukasi masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, petugas di lapangan juga membagikan masker secara gratis.
Imbauan pencegahan Karhutla serta sosialisasi kesehatan ini juga digencarkan Polres Palopo melalui berbagai saluran media sosial resmi agar jangkauannya semakin luas.







